WhatsApp Icon
17 Januari 2026, Seperempat Abad Milad BAZNAS

BANJARNEGARA – Pada 17 Januari 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) genap berusia seperempat abad. Selama 25 tahun, BAZNAS terus berkomitmen menguatkan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen kesejahteraan umat dan pembangunan bangsa.

Momentum Milad ke-25 ini disambut dengan semangat melayani umat secara lebih profesional, transparan, dan berdampak. BAZNAS hadir tidak hanya sebagai lembaga pengelola zakat, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial demi terwujudnya Indonesia yang lebih kuat dan berkeadilan.

BAZNAS Kabupaten Banjarnegara sebagai bagian dari BAZNAS RI siap terus bersinergi, meningkatkan pelayanan kepada muzaki dan mustahik, serta memperluas program-program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

 

Melalui semangat seperempat abad pengabdian, BAZNAS Kabupaten Banjarnegara mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, agar keberkahan dapat dirasakan bersama dan manfaat zakat semakin luas untuk umat dan bangsa.

17/01/2026 | Kontributor: TimITbaznasbna
57 Anak Ikuti Sunatan Massal BAZNAS Banjarnegara

 

BANJARNEGARA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banjarnegara kembali menyelenggarakan kegiatan Sunatan Massal Tahap II Tahun 2025, yang dilaksanakan di Aula BAZNAS Kabupaten Banjarnegara, Rabu (24/12/2025).

Pada tahap kedua ini, sebanyak 57 anak dari berbagai desa di Kabupaten Banjarnegara mengikuti layanan khitan gratis. Kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi BAZNAS Kabupaten Banjarnegara dengan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui Dinas Kesehatan serta RSUD Hj. Anna Lasmanah.

Acara dibuka oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara, Drs. Tursiman, S.Sos, dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo, S.H., M.Hum, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara dr. Latifa Hesti Purwaningtyas, Direktur RSUD Hj. Anna Lasmanah dr. Ery Rosita, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara Dr. H. Sukarno, M.M., serta para orang tua dan pendamping peserta sunatan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sunatan massal merupakan program rutin BAZNAS sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak-anak, khususnya dari keluarga kurang mampu.

“Sunatan massal ini adalah bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk terus hadir di tengah masyarakat. Pada tahap pertama tahun ini telah dikhitan sebanyak 60 anak, dan pada tahap kedua hari ini sebanyak 57 anak. Sehingga total ada 117 anak yang telah mengikuti sunatan massal BAZNAS di tahun 2025. Semoga anak-anak yang dikhitan tumbuh menjadi anak yang saleh, sehat, dan kelak bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sutedjo.

Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan sunatan massal dilaksanakan tanpa dipungut biaya dan diperuntukkan bagi anak-anak usia sekolah dasar. Selain layanan medis, BAZNAS juga memberikan bantuan perlengkapan serta uang saku kepada setiap peserta.

“Program BAZNAS bukan hanya sekadar bantuan sesaat, tetapi upaya berkelanjutan untuk meringankan beban masyarakat. Oleh karena itu, setiap peserta kami berikan tas sekolah berisi sarung, baju koko, sandal, kopiah, celana sunat, serta uang saku agar anak-anak merasa senang dan semakin bersemangat,” tambahnya.

Sementara itu, Pj. Sekda Banjarnegara Drs. Tursiman, S.Sos, yang mewakili Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Banjarnegara atas peran aktif dan sinerginya dalam mendukung program pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesehatan masyarakat.

“Kami sangat mendukung kegiatan sunatan massal ini dan mendorong BAZNAS untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Peran zakat, infak, dan sedekah sangat strategis dalam mendukung program kesehatan dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Banjarnegara,” ungkapnya.

Kegiatan sunatan massal diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Terimakasih Muzaki dilanjutkan ikrar dan doa yang dipimpin oleh Drs. H. Sumarna,MM serta penyerahan simbolis tas berisi perlengkapan sunatan kepada perwakilan peserta. Selanjutnya, proses khitan dilakukan di bilik khusus oleh tim medis dari RSUD Hj. Anna Lasmanah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara.

Salah satu peserta sunatan massal, Feysa Dhanis Suhardika, siswa kelas V SD Kutabanjar asal Desa Parakancanggah, mengaku merasa senang meski sempat gugup sebelum dikhitan. Didampingi orang tuanya, Dhanis tampak ceria setelah proses sunatan selesai.

“Awalnya deg-degan, tapi ternyata tidak seseram yang dibayangkan. Setelah selesai rasanya lega. Alhamdulillah juga dapat tas dan sarung, jadi tambah semangat,” ujarnya polos sambil tersenyum

 

Mari bersama-sama mendukung program-program kemanusiaan dan sosial di Kabupaten Banjarnegara melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di BAZNAS Kabupaten Banjarnegara. Setiap rupiah yang Anda amanatkan akan dikumpulkan dan disalurkan untuk membantu masyarakat kurang mampu, seperti layanan sunatan massal gratis, bantuan pendidikan, kesehatan, dan program pemberdayaan lainnya.

 

Yuk tunaikan ZIS Anda hari ini juga melalui layanan resmi BAZNAS Banjarnegara — karena dengan berbagi, kita ikut mewujudkan Banjarnegara yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya untuk semua. 

24/12/2025 | Kontributor: baznasbna
BAZNAS Banjarnegara Salurkan Bantuan Rp228 Juta untuk Pembuatan Talud Relokasi Warga Terdampak Longsor di Pandanarum

Banjarnegara – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banjarnegara menyalurkan bantuan sebesar Rp228.000.000 (Dua ratus dua puluh delapan juta rupiah) untuk pembuatan talud di Dusun Situkung, Kecamatan Pandanarum. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi mendukung proses relokasi rumah warga yang terdampak bencana tanah longsor.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Banjarnegara kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara. Penyaluran ini merupakan bentuk sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam upaya percepatan penanganan pascabencana serta perlindungan keselamatan masyarakat.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Banjarnegara menyampaikan bahwa pembangunan talud ini memiliki peran penting sebagai infrastruktur penunjang relokasi, guna meminimalisir risiko bencana lanjutan dan memberikan rasa aman bagi warga yang akan menempati lokasi baru.

“Bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang kami salurkan untuk kemaslahatan masyarakat. Semoga pembangunan talud ini dapat mendukung proses relokasi warga terdampak longsor dan menciptakan lingkungan yang lebih aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Banjarnegara mengapresiasi dukungan BAZNAS Kabupaten Banjarnegara yang telah berkontribusi aktif dalam penanganan bencana di wilayah Pandanarum. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga sangat dibutuhkan agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Pembangunan talud di Dusun Situkung ini diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi jangka panjang dalam upaya mitigasi bencana, sekaligus mendukung kelancaran relokasi rumah warga terdampak longsor.

 

BAZNAS Kabupaten Banjarnegara terus berkomitmen untuk hadir dalam setiap upaya kemanusiaan, kebencanaan, dan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara amanah, transparan, dan profesional.

22/12/2025 | Kontributor: baznasbna
Kolaborasi BAZNAS dan Mahasiswa KKN-T untuk Restorasi Mata Air di Desa Tunggara

Banjarnegara – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banjarnegara menyalurkan bantuan dana sebesar Rp3.000.000 (tiga juta rupiah) kepada Kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Desa Tunggara, STIE Taman Siswa Banjarnegara. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pelaksanaan program KKN-T dengan tema “Restorasi Mata Air Sungai Tana Laya Desa Tunggara.”

Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS Kabupaten Banjarnegara terhadap kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Program restorasi mata air Sungai Tana Laya dipandang memiliki nilai strategis dalam menjaga keberlangsungan sumber daya air serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi lingkungan.

Melalui kegiatan KKN-T tersebut, mahasiswa STIE Taman Siswa Banjarnegara melaksanakan berbagai program yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat Desa Tunggara, di antaranya edukasi lingkungan, pembersihan area mata air, penanaman vegetasi penyangga, serta upaya penguatan kesadaran kolektif dalam menjaga dan melestarikan sumber mata air. BAZNAS Kabupaten Banjarnegara menilai program tersebut sejalan dengan prinsip pemanfaatan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang bersifat produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat jangka panjang.

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Banjarnegara menyampaikan bahwa dukungan terhadap kegiatan KKN-T ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam membangun sinergi dengan institusi pendidikan guna mendorong lahirnya generasi muda yang peduli terhadap persoalan sosial dan lingkungan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Dengan terjaganya kelestarian mata air Sungai Tana Laya, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Tunggara, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih dan keberlangsungan aktivitas pertanian. Program ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan secara berkelanjutan.

 

BAZNAS Kabupaten Banjarnegara terus berkomitmen untuk mengelola dan menyalurkan dana ZIS secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta memastikan setiap program yang didukung memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

 

 

Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Kabupaten Banjarnegara untuk mendukung program kemaslahatan umat dan pelestarian lingkungan berkelanjutan

19/12/2025 | Kontributor: baznasbna
BAZNAS Banjarnegara Salurkan Bantuan Pendidikan dan Apresiasi UPZ Terbaik 2025

Banjarnegara – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banjarnegara menyalurkan bantuan pendidikan sebesar Rp597.500.000 kepada 1.491 siswa kurang mampu jenjang SD, SMP, dan MTs se-Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula SMP Negeri 2 Banjarnegara dan dirangkaikan dengan apresiasi kinerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang menunjukkan ketertiban administrasi serta capaian penghimpunan zakat yang optimal sepanjang Tahun 2025.

Kepala Bidang Pendidikan BAZNAS Kabupaten Banjarnegara, Drs. Noor Tamami, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah, ketua korwil dinas, guru pendamping, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa penerima bantuan ditetapkan berdasarkan kriteria fakir dan miskin serta tidak sedang menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).

“Bantuan ini disalurkan kepada siswa yang benar-benar membutuhkan sebagai ikhtiar menjaga keberlangsungan pendidikan mereka,” jelasnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Banjarnegara, H. Sutedjo Slamet Utomo, S.H., M.Hum., secara simbolis menyerahkan bantuan kepada perwakilan siswa penerima manfaat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada aparatur sipil negara (ASN), kepala sekolah, guru, dan karyawan yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS.

“BAZNAS merupakan lembaga pemerintah nonstruktural sekaligus lembaga sosial yang dibentuk berdasarkan undang-undang. Insyaallah, BAZNAS Kabupaten Banjarnegara senantiasa amanah dalam mengelola dan menyalurkan dana umat sesuai ketentuan syariah dan peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola pengelolaan zakat, BAZNAS Kabupaten Banjarnegara memberikan apresiasi kinerja kelembagaan kepada UPZ yang dinilai tertib dalam administrasi serta konsisten dan optimal dalam penghimpunan dan penyetoran zakat Tahun 2025. UPZ penerima apresiasi tersebut meliputi:

  • Korwil Kalibening

  • Korwil Karangkobar

  • SMP Negeri 1 Wanadadi

  • SMP Negeri 1 Pandanarum

  • SMP Negeri 2 Purwanegara

  • MTs Negeri 1 Banjarnegara

  • MAN 1 Banjarnegara

BAZNAS Kabupaten Banjarnegara berharap apresiasi ini dapat menjadi motivasi peningkatan kinerja UPZ secara kelembagaan, sehingga pada tahun-tahun mendatang semakin banyak UPZ yang tertib administrasi serta konsisten dalam penghimpunan dan penyetoran zakat.

Mewakili Bupati Banjarnegara, Asisten Administrasi Dalmini, S.Sos., menyampaikan harapan agar korwil dan satuan pendidikan penerima apresiasi dapat melakukan gethok tular kepada wilayah lain dalam rangka mengoptimalkan pengumpulan zakat.

“Program-program BAZNAS Kabupaten Banjarnegara memiliki dampak nyata, khususnya di bidang pendidikan seperti bantuan siswa saat ini, serta program sosial lainnya, termasuk kegiatan sunatan massal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Banjarnegara, Masduki, menyampaikan dukungan penuh terhadap program-program BAZNAS. Ia mengungkapkan kebanggaannya karena SMP Negeri 2 Banjarnegara dapat menampilkan seni budaya Jawa berupa tembang macapat dan gending dalam kegiatan tersebut.

“Kami juga menyerahkan kenang-kenangan berupa tanaman sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan. SMP Negeri 2 Banjarnegara merupakan Sekolah Adiwiyata Mandiri, yaitu tingkat tertinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Dindikpora Kabupaten Banjarnegara Veryanto, S.T., para ketua korwil, guru pendamping, serta kepala sekolah dari jenjang SD, SMP, dan MTs se-Kabupaten Banjarnegara.

 

Mari salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Banjarnegara untuk mendukung pendidikan dan kesejahteraan umat.

18/12/2025 | Kontributor: baznasbna

Berita Terbaru

Baznas Banjarnegara Serahkan Bantuan Rp200 Juta untuk Korban Tanah Bergerak di Desa Ratamba
Baznas Banjarnegara Serahkan Bantuan Rp200 Juta untuk Korban Tanah Bergerak di Desa Ratamba
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Banjarnegara menyerahkan bantuan sebesar Rp200 juta kepada warga terdampak tanah bergerak di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran. Bantuan disaerahkan oleh ketua Baznas Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo SH M.Hum yang diterima langsung oleh Bupati dr Amalia Desiana, di Pringgitan rumah dinas bupati, Selasa (4/3/2025) Ketua Baznas, Sutedjo Slamet Utomo mengatakan, bantuan yang disalurkan sebesar Rp200 juta, terdiri atas Rp165 juta untuk pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, serta Rp35 juta dalam bentuk paket sembako. Selain bantuan bagi korban bencana, kata Sutedjo pihaknya juga memiliki program berbagi rezeki selama bulan Ramadhan. Program ini mencakup bantuan dana sebesar Rp500 ribu untuk Pegawai Tidak Tetap (PTT), Tenaga Harian Lepas (THL), serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang belum menerima SK penetapan. Selain itu, Baznas juga akan menyalurkan 1.500 bingkisan kepada masyarakat yang membutuhkan. “Melalui program ini, kami berharap dapat membantu meringankan beban masyarakat, baik yang terdampak bencana maupun mereka yang masih berjuang dalam kondisi ekonomi yang sulit,” ujar Sutedjo. Sementara itu Bupati Banjarnegara, dr Amalia Desiana, mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi langkah Baznas yang terus berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan. Ia berharap Baznas dapat semakin bersinergi dengan pemerintah pusat agar kegiatan-kegiatan yang dilakukan tidak hanya bersifat tematik, tetapi juga memiliki aspek sub-tematik yang lebih luas dan berkelanjutan. Selain itu, Bupati juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap guru ngaji yang butuh dukungan dari pemerintah. Baznas Banjarnegara menyerahkan bantuan sebesar Rp200 juta kepada warga terdampak tanah bergerak di Desa Ratamba, Kecamatan Pejawaran. Ia menegaskan bahwa kesejahteraan para tenaga pendidik agama harus menjadi perhatian karena mereka memberikan kontribusi dalam membangun karakter generasi muda Banjarnegara. “Kami juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian Baznas kepada tenaga non-PNS. Ini sangat berarti bagi mereka terutama untuk mencukupi kebutuhan menjelang Lebaran. Kami berharap masyarakat Banjarnegara bisa hidup lebih aman, nyaman, bahagia, dan sejahtera,” tambahnya. Bupati Amel juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pemulihan dan pembangunan daerah, serta memberikan masukan agar Banjarnegara bisa segera bangkit dan terlepas dari berbagai permasalahan yang selama ini dihadapi. “Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, diharapkan kesejahteraan masyarakat Banjarnegara dapat terus meningkat, serta bencana serupa dapat diantisipasi dengan lebih baik di masa mendatang,” pungkas Amel. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Sekretaris Daerah Banjarnegara, Drs Indarto MSi, serta sejumlah pejabat dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH). Kekompakan para stakholders ini menunjukkan sinergi nyata dalam membantu korban bencana alam serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat
BERITA04/03/2025 | baznasbna
Gelar Wakaf & Zakat Run 2024: BWI, Kemenag dan BAZNAS Ajak Masyarakat Berolahraga Sambil Beramal
Gelar Wakaf & Zakat Run 2024: BWI, Kemenag dan BAZNAS Ajak Masyarakat Berolahraga Sambil Beramal
Badan Wakaf Indonesia (BWI) bersama Kementerian Agama (Kemenag) RI dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggelar acara Wakaf dan Zakat Fun Run (Waqf Run) 2024 beberapa waktu lalu di Jakarta. Kegiatan ini mengusung tema “Sehat Bersama, Wakaf dan Zakat untuk Sesama, demi Mewujudkan Indonesia Emas 2045” dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi masyarakat dalam berwakaf dan berzakat. Ketua BWI sekaligus Dirjen Bimas Islam, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, menyebut bahwa acara ini merupakan inovasi penting untuk memperkenalkan literasi wakaf dan zakat secara kreatif. Menurutnya, melalui kolaborasi lintas lembaga, kesadaran masyarakat akan meningkat dan memperkuat ekosistem wakaf dan zakat di Indonesia. “Kami mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam Waqf Run 2024. Selain menjaga kesehatan, acara ini menjadi momen berbagi keberkahan melalui wakaf dan zakat,” ujar Prof. Kamaruddin. Ia juga menargetkan partisipasi hingga 1.500 peserta dari berbagai kalangan, dengan harapan kegiatan ini dapat mendukung literasi digital melalui aplikasi Satu Wakaf. Ketua BAZNAS, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan bahwa wakaf dan zakat adalah solusi untuk pemberdayaan ekonomi umat. Ia berharap acara ini dapat menjadi cara menyenangkan untuk berkontribusi, sembari memperkuat solidaritas sosial. “Saatnya kita menjadikan wakaf dan zakat bagian dari kehidupan umat,” katanya. Sementara itu, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, MA, menyebut Waqf Run 2024 sebagai langkah nyata dalam memasyarakatkan wakaf dan zakat. Dengan kontribusi pendaftaran sebesar Rp150.000, termasuk wakaf minimal Rp50.000, peserta dapat berolahraga sekaligus berbagi keberkahan. Acara ini akan dimeriahkan dengan hiburan musik, permainan interaktif, dan kegiatan lainnya, serta melibatkan berbagai lembaga seperti BWI, BAZNAS, Kemenkeu, OJK, Bank Indonesia, dan ATR/BPN. Mari jadikan Waqf Run 2024 sebagai langkah bersama menuju Indonesia yang lebih sehat, berdaya, dan berkeadilan! Daftarkan diri Anda sekarang dan turutlah mewujudkan Indonesia Emas 2045! Kontributor : Naya editor : Novan
BERITA12/02/2025 | Humas
Ketua MPR RI Salurkan Bantuan Rp250 Juta Melalui BAZNAS untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi 
Ketua MPR RI Salurkan Bantuan Rp250 Juta Melalui BAZNAS untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi 
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, H. Ahmad Muzani, menyerahkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp250 juta kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Dana tersebut akan digunakan untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak erupsi Gunung Lewotobi di Nusa Tenggara Timur (NTT). Penyerahan secara simbolis dilakukan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, beberapa waktu lalu. Dalam acara tersebut, hadir Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, Ketua MPR RI H. Ahmad Muzani, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, Rahmat Mirzani Djausal, serta Ketua Umum Asosiasi Peternakan Pelindung Sapi Indonesia (APPSI) H. Dadang. Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. Noor Achmad MA mengungkapkan rasa syukur atas kepercayaan H. Ahmad Muzani yang kembali memberikan donasi melalui BAZNAS. Ia menyebut bahwa ini merupakan kali ketiga Ahmad Muzani menyalurkan bantuan melalui lembaga tersebut, setelah sebelumnya mendukung korban bencana di Palestina dan Sumatera Barat. Donasi ini akan disalurkan melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang dikenal andal dalam membantu masyarakat terdampak bencana, baik di dalam maupun luar negeri. "BTB adalah program BAZNAS yang memiliki ketangguhan teruji, sering bekerja sama dengan BNPB. BTB selalu hadir dalam setiap bencana. Dan Insya Allah, amanah ini akan kami salurkan dengan sebaik-baiknya," pungkas Kiai Noor. Ketua BAZNAS menyatakan bahwa dana ini akan digunakan untuk membangun kembali fasilitas umum seperti masjid, sekolah, dan rumah sakit di wilayah terdampak, serta menyediakan hunian sementara atau tetap bagi korban bencana. Selain itu, penyerahan bantuan ini sekaligus menandai dimulainya penggalangan dana resmi oleh BAZNAS untuk bencana Gunung Lewotobi. Kiai Noor berharap inisiatif ini mendorong partisipasi masyarakat luas untuk ikut membantu. Dalam sambutannya, Ahmad Muzani memuji BAZNAS sebagai lembaga terpercaya yang mampu mengelola bantuan kemanusiaan dengan baik. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta memberikan dukungan kepada korban bencana melalui infak dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS. "Gotong royong dan saling membantu adalah tradisi bangsa kita. BAZNAS telah menjadi jembatan yang terpercaya untuk menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan," ucap Ahmad Muzani. Ahmad Muzani menyebut bahwa dana bantuan tersebut bersumber dari hasil penjualan sapi. Ia berharap kontribusi ini dapat menginspirasi masyarakat untuk melihat potensi nilai ekonomi yang dapat disalurkan menjadi manfaat bagi sesama melalui lembaga yang amanah seperti BAZNAS. "Semua bantuan yang kami berikan bersumber dari hasil penjualan sapi. Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat bahwa sapi memiliki nilai yang tinggi, dan melalui BAZNAS, hasil tersebut dapat disalurkan menjadi amal yang bermanfaat. Kami percaya BAZNAS adalah lembaga yang amanah, sehingga kita semua dapat menitipkan amal terbaik untuk membantu mereka yang membutuhkan," jelasnya. Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa gotong royong adalah kunci membantu saudara-saudara kita di masa sulit. Dengan bersama-sama, kita bisa meringankan beban mereka yang terdampak bencana, tutupnya.
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS Selenggarakan Forum Internasional, Galang Sinergi Kemanusiaan Global Bagi Palestina
BAZNAS Selenggarakan Forum Internasional, Galang Sinergi Kemanusiaan Global Bagi Palestina
JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia mengadakan BAZNAS International Forum (BIF), sebuah inisiatif strategis untuk memperluas jaringan kerja sama internasional dan memperkokoh solidaritas kemanusiaan global, khususnya dalam mendukung Palestina. Forum ini bertujuan untuk mempertemukan berbagai organisasi kemanusiaan dari berbagai belahan dunia dalam rangka meningkatkan kolaborasi dan mendiskusikan langkah-langkah konkret untuk mengatasi krisis kemanusiaan yang terus berlanjut. Acara yang dilaksanakan pada beberapa waktu lalu ini dibuka secara resmi oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA, bersama dengan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta. Selain itu, forum ini turut melibatkan sejumlah mitra kemanusiaan internasional yang berpengaruh, seperti Bayt Zakat Al Azhar, Mishr Al Kheir, Shunna Al Hayat, Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), UNRWA, dan Islamic Solidarity Fund (ISF) OIC, yang semuanya memiliki komitmen besar dalam mendukung upaya kemanusiaan untuk Palestina. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menjelaskan bahwa forum ini merupakan langkah penting dalam memperluas aliansi kerja sama global untuk mendukung Palestina dan memperkuat peran BAZNAS dalam upaya kemanusiaan internasional. “Melalui forum ini, kami berupaya menjalin lebih banyak kemitraan strategis dengan berbagai lembaga internasional, sehingga bisa memperluas ruang bagi donatur dan mitra internasional untuk berkontribusi secara langsung dalam membantu Palestina,” ujar Prof. Noor. Lebih lanjut, Prof. Noor menegaskan bahwa forum ini akan memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami isu-isu kemanusiaan yang tengah dihadapi oleh Palestina dan negara-negara lainnya yang membutuhkan bantuan. BAZNAS, sebagai lembaga yang memiliki pengalaman dan jaringan internasional, berharap dapat memainkan peran penting dalam menjembatani kolaborasi antara negara-negara dan lembaga kemanusiaan di seluruh dunia. Forum ini juga akan memfokuskan diskusinya pada agenda kerja sama antara BAZNAS dan Organisasi Kerja Sama Islam (OIC), yang diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih dalam pengentasan krisis kemanusiaan. Sekretaris Utama BAZNAS, Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., MA, menyatakan bahwa forum ini akan menjadi tonggak penting dalam memperkuat eksistensi BAZNAS di dunia internasional. “Kami berharap forum ini tidak hanya memperkuat kerja sama dengan mitra global, tetapi juga mengoptimalkan kontribusi kami dalam mendukung Palestina dan mengatasi masalah kemanusiaan yang mendalam,” jelas Dr. Muchlis. Ia menambahkan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk terus menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga internasional dan lembaga amal besar lainnya, guna memastikan bahwa solidaritas kemanusiaan dapat terwujud secara nyata, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional. “Kami yakin, dengan kolaborasi yang lebih luas, kita dapat memberikan bantuan yang lebih efektif dan mendalam bagi mereka yang membutuhkan di Palestina dan di berbagai belahan dunia,” ujarnya. Sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran dan aksi global terhadap isu kemanusiaan, BAZNAS International Forum ini diharapkan akan menjadi platform untuk berbagi pengetahuan, memperkuat jaringan, serta memfasilitasi kerjasama yang lebih terstruktur antara berbagai aktor internasional. Forum ini juga bertujuan untuk mengembangkan solusi inovatif dalam membantu mereka yang terdampak oleh krisis kemanusiaan, khususnya di Palestina. “Dengan adanya forum ini, kami berharap BAZNAS dapat memperkuat peran Indonesia sebagai negara yang peduli terhadap perdamaian dan kemanusiaan. Kami bertekad untuk terus berperan aktif dalam mendukung Palestina dan menciptakan dunia yang lebih adil dan damai,” tutup Dr. Muchlis. Melalui BAZNAS International Forum, BAZNAS berharap dapat memperkuat kedudukannya sebagai aktor utama dalam solidaritas internasional dan mendorong lebih banyak lembaga serta individu untuk bergabung dalam misi kemanusiaan yang lebih luas dan berdampak. Kontributor : Fikri Pratama editor : Mutaqin
BERITA12/02/2025 | Humas
Dukungan untuk Gaza Terus Mengalir, BAZNAS RI Ajak Masyarakat Perkuat Bantuan
Dukungan untuk Gaza Terus Mengalir, BAZNAS RI Ajak Masyarakat Perkuat Bantuan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Indonesia menegaskan komitmennya untuk membantu pemulihan Gaza. Selain itu, mereka juga mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan bagi warga Palestina yang terdampak konflik. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS mengungkapkan bahwa bantuan kemanusiaan yang telah disalurkan mencapai Rp120 miliar, dengan jumlah penerima manfaat lebih dari 407.350 warga Palestina dan masih bertambah. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam rapat koordinasi khusus yang digelar di Jakarta baru-baru ini menyampaikan bahwa dukungan Indonesia untuk Palestina memiliki dampak yang besar di mata dunia. "Ini membuktikan bahwa Indonesia hadir di Palestina, Indonesia hadir di Gaza. Secara politis, kekuatan umat Islam di Indonesia cukup besar di mata internasional," ujarnya. Meski jumlah bantuan dari masyarakat Indonesia tidak sebesar beberapa negara Arab, Kiai Noor menegaskan bahwa kehadiran umat Islam Indonesia tetap sangat dibutuhkan. “ Mungkin kita kalah dengan negara-negara Arab dalam membangun Gaza, tetapi kekuatan umat Islam Indonesia sangat dibutuhkan oleh masyarakat Palestina, artinya kekuatan umat Islam Indonesia sangat berpengaruh," katanya. Ia juga menanggapi isu mengenai rencana pemindahan warga Gaza yang pernah disampaikan oleh Presiden AS. “ Maka kehadiran semua negara, termasuk juga Indonesia ini sangat penting dalam rangka untuk membuktikan Gaza tidak dibiarkan oleh umat Islam Indonesia dan umat-umat yang lain di seluruh dunia, karena saya yakin umat non-muslim pun banyak yang peduli terhadap nasib Gaza," tuturnya. Selain itu, ia menyoroti rencana Malaysia dalam membangun sejumlah fasilitas publik di Gaza, yang sejalan dengan rencana BAZNAS RI. “ Saya dengar Malaysia juga akan membantu Gaza. Malaysia melalui perdana menterinya Prof. Dr. Anwar Ibrahim menyampaikan akan membangun rumah sakit, sekolah, dan masjid persis yang kita cita-citakan. Nilai nominalnya sekitar Rp400 miliar, kira-kira sama dengan yang kita cita-citakan," kata Kiai Noor. Sementara itu, Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional BAZNAS RI, KH Acmad Sudrajat Lc MA CFRM, menegaskan bahwa momen pascaperang harus dimanfaatkan untuk membangun kembali Gaza. “ Kami menyambut kondisi pascaperang ini, maka kita melakukan koordinasi strategi bersama pemerintah Indonesia, karena suasananya berbeda, kalau masih perang kita tidak bisa berbuat apa-apa. Gencatan senjata ini harus kita manfaatkan untuk membangun kawasan Indonesia di Gaza," katanya. Ia pun berharap upaya bersama ini dapat berjalan dengan lancar. “ Karena itu kita semua berkumpul di bulan yang baik ini, bulan Syakban, semoga niat baik yang kita lakukan Allah mudahkan dan Allah kasih kita kesempatan untuk bersama-sama ke Gaza. Kita berharap rencana pembangunan bisa berjalan dengan lancar," tambahnya. Kontributor : Najwa Najihah Editor : pu3
BERITA12/02/2025 | Humas
Komisi VIII DPR RI Apresiasi Kinerja BAZNAS dan Dorong Pencapaian Target Penghimpunan ZIS-DSKL 2025
Komisi VIII DPR RI Apresiasi Kinerja BAZNAS dan Dorong Pencapaian Target Penghimpunan ZIS-DSKL 2025
Komisi VIII DPR RI mengapresiasi hasil yang diraih oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) pada tahun 2024 dan mendorong agar lembaga tersebut dapat mencapai target penghimpunan zakat, infak, sedekah (ZIS), serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) pada tahun 2025. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Abdul Wachid, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan BAZNAS dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta. Turut hadir Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dan para perwakilan fraksi Komisi VIII DPR RI. “Komisi VIII DPR RI mengapresiasi capaian dan target kinerja tahun 2024 dan selanjutnya mendesak pada Badan Amil Zakat Nasional untuk mencapai target capaian pengumpulan ZIS-DSKL tahun 2025,” ujar Abdul Wachid. Abdul Wachid juga mengungkapkan, BAZNAS RI perlu menyusun proyeksi pengumpulan nasional untuk tahun 2025 yang mencakup nilai sebesar Rp13.335.447.759.280,- dalam neraca dan Rp38.728.180.331.998,- di luar neraca, sehingga total proyeksi pengumpulan mencapai Rp50.063.628.901.276,-. Selain itu, Abdul Wachid juga mengingatkan BAZNAS untuk memastikan pelaksanaan program prioritas tahun 2025 dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. “Program prioritas BAZNAS tahun 2025 antara lain penguatan layanan kesehatan di 34 provinsi, BAZNAS microfinance, kampung zakat, santripreneur, beasiswa BAZNAS, Zchicken, Zmart, rumah layak huni, pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting, serta BAZNAS Tanggap Bencana,” ucap Abdul Wachid. Abdul Wachid juga mendorong BAZNAS untuk menyusun strategi guna mengoptimalkan potensi zakat agar target penghimpunan ZIS-DSKL dapat tercapai dan mendukung program prioritas yang juga berperan dalam kegiatan kemanusiaan di negara lain. Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang juga memberikan apresiasi terhadap program penyaluran BAZNAS yang dirasakan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat kurang mampu. “Di berbagai kabupaten sudah menunjukkan kinerja BAZNAS dan sebagian besar sudah menyasar masyarakat miskin. Dari laporan yang kami terima, sudah menyasar lebih dari satu juta masyarakat miskin dan membantu mengurangi angka kemiskinan kita,” katanya. Dalam kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian BAZNAS dalam mencapai target penghimpunan ZIS-DSKL tahun 2024, yang memberikan manfaat bagi kalangan menengah ke bawah. “Alhamdulillah capaian BAZNAS di tahun 2024 mendapat apresiasi dari Komisi VIII DPR dan mereka akan mendukung apa yang dilakukan BAZNAS di tahun 2025,” kata Kiai Noor. “Dan yang tak kalah penting adalah tadi ada keputusan, mudah-mudahan nanti bisa dilaksanakan bersama yaitu amil-amil zakat di lingkungan BAZNAS adalah amil zakat negara. Dengan demikian negara hadir dalam rangka untuk memperkuat zakat, infak, sedekah, untuk pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan umat,” tambahnya. Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pimpinan dan jajaran BAZNAS RI, seperti Hj. Saidah Sakwan, Prof. Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si, KH Acmad Sudrajat Lc MA CFRM, dan para Deputi serta pimpinan bidang lainnya. Kontibuor : Naya Editor : nov
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Diganjar Elshinta Award 2025 atas Kolaborasi Bisnis Unggul
BAZNAS RI Diganjar Elshinta Award 2025 atas Kolaborasi Bisnis Unggul
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meraih penghargaan Elshinta Award 2025 dalam kategori Outstanding Business Collaboration. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi BAZNAS dalam menjalin kerja sama yang bermanfaat dengan siaran Radio Elshinta. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., pada acara yang berlangsung di Gedung Antara Heritage Center, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Rabu (5/2/2025). Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Radio Elshinta yang telah menjadi mitra penting dalam menyampaikan literasi dan komunikasi mengenai zakat kepada masyarakat. "Elshinta adalah mitra kolaborasi yang luar biasa yang sangat membantu BAZNAS dalam literasi dan memberikan komunikasi kepada masyarakat, sehingga apa yang diraih BAZNAS saat ini rata-rata naik 30 persen," tutur Kiai Noor. Kiai Noor berharap kerja sama yang terjalin dengan Radio Elshinta dapat terus berlanjut, dan agar media ini tetap aktif menyebarkan informasi serta edukasi mengenai zakat yang bermanfaat bagi masyarakat luas. “BAZNAS RI akan terus berkolaborasi dengan media, salah satunya Radio Elshinta. Kami sangat percaya dengan Elshinta karena selama ini terus memberikan perkembangan informasi sehingga mendapat apresiasi dari masyarakat,” tambah Kiai Noor. Selain itu, Kiai Noor juga menyoroti bahwa dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS kerap memperoleh penghargaan baik tingkat nasional maupun internasional, yang menunjukkan kinerja lembaga zakat nasional ini yang mengelola zakat dengan prinsip "3A": Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. kontributor: meisa editor: mas
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Pertahankan ISO Anti-Suap, Perkuat Prinsip 3A dalam Pengelolaan Zakat
BAZNAS RI Pertahankan ISO Anti-Suap, Perkuat Prinsip 3A dalam Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil mempertahankan dua sertifikasi penting, yakni ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu dan SNI ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan, yang diberikan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia. BAZNAS terus menguatkan penerapan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI) dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diterima dari para muzaki. Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan secara simbolis di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, beberapa waktu lalu, dengan dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., beserta jajaran pimpinan BAZNAS RI dan perwakilan dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia, Eko Sutrisno. "Alhamdulillah BAZNAS RI berhasil mempertahankan sertifikat ISO setiap tahun. Ini menjadi bukti keseriusan kami dalam mengawasi dan mengoptimalkan manajemen internal BAZNAS," ujar Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA. Prof. Kiai Noor menegaskan, sebagai lembaga pengelola zakat nasional, BAZNAS RI berkomitmen untuk terus menyempurnakan manajemennya sesuai standar ISO 9001:2015 dan ISO 37001:2016. Tujuannya adalah untuk memastikan pengelolaan zakat berlangsung efektif, efisien, dan dapat dipercaya. "Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 adalah sistem yang mengarahkan organisasi untuk menjaga kualitas, manajemen mutu, dan memastikan pelayanan memenuhi standar pelanggan serta mematuhi peraturan yang berlaku," ujar Kiai Noor. Sedangkan sertifikasi ISO 37001:2016 menunjukkan komitmen BAZNAS untuk menjalankan pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi dan suap. "BAZNAS memperoleh sertifikat ISO 37001:2016 setelah mengikuti audit resertifikasi dengan lingkup layanan pengelolaan zakat, pengumpulan, distribusi, dan pendukungnya oleh Garuda Sertifikasi Indonesia," tambahnya. Kiai Noor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan pegawai BAZNAS RI atas kerja kerasnya dalam mempertahankan dua sertifikat ISO tersebut. Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor SE, Mec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, menambahkan bahwa pencapaian ini menjadi semangat bagi BAZNAS untuk terus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan umat. Ia juga menegaskan bahwa prestasi ini mengindikasikan bahwa manajemen BAZNAS telah memenuhi standar yang berlaku. "Keberhasilan ini juga memperkuat BAZNAS dalam mengelola ZIS dengan menerapkan sistem manajemen mutu yang berstandar internasional di seluruh unit kerja BAZNAS," katanya. Sementara itu, Eko Sutrisno, perwakilan dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia, memberikan apresiasi terhadap pencapaian BAZNAS RI dalam mempertahankan dua sertifikat ISO tersebut, yang menunjukkan komitmen BAZNAS untuk memberikan pelayanan terbaik, menjaga kualitas, serta berinovasi sesuai tuntutan zaman. "Selamat kepada BAZNAS atas keberhasilan mempertahankan dua sertifikat ISO. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap BAZNAS tetap terjaga, dan BAZNAS menjadi pionir bagi lembaga amil zakat di Indonesia dan regional. BAZNAS telah berani mengimplementasikan ISO Anti Penyuapan," ujarnya. Eko juga berharap BAZNAS dapat mempertahankan capaian ini dan memperluas implementasi ISO di tingkat BAZNAS Daerah, sehingga transparansi dan akuntabilitas terus terjaga. Sebagai informasi, BAZNAS pertama kali mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 pada tahun 2018 dari WQA-APAC. Sejak 2017 hingga kini, BAZNAS RI telah memperoleh sertifikat ISO 9001:2015 dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia. Sedangkan untuk ISO 37001:2016, BAZNAS memulai penerapan pada tahun 2019 dan terus memperoleh sertifikasi dari berbagai badan sertifikasi. Kontibuor : naya Editor : mas
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Dorong Pemberdayaan UMKM Mustahik Melalui ZCorner di Bengkulu
BAZNAS RI Dorong Pemberdayaan UMKM Mustahik Melalui ZCorner di Bengkulu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat komitmennya dalam mendukung perekonomian mustahik melalui peluncuran ZCorner di Bengkulu. Program ini dihadirkan sebagai bagian dari upaya memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui produk-produk binaan BAZNAS. ZCorner merupakan pusat kuliner halal yang menghadirkan berbagai produk unggulan, seperti ZCoffee, ZMart, ZChicken, dan aneka makanan halal lainnya. Program ini bertujuan untuk membantu pemasaran produk para mustahik agar lebih dikenal luas dan memiliki daya saing di pasar. Peluncuran ZCorner yang berlokasi di depan kantor BAZNAS Provinsi Bengkulu ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait. Hadir dalam kesempatan tersebut, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Bengkulu Drs. H. Khairil Anwar, M.Si, serta Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu Dr. Fazrul Hamidy, SH., MH. "Kami mengucapkan banyak terima kasih atas kolaborasi yang hari ini kita wujudkan dalam program ZCorner ini,” ujar Saidah Sakwan. Menurut dia, peluncuran Zcorner sudah sesuai dengan undang-undang amanat BAZNAS, bahwa BAZNAS memiliki tugas menjadi lembaga utama yang menyejahterakan umat. "Seluruh program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan akan terus dijalankan, baik oleh BAZNAS RI maupun oleh BAZNAS di tingkat provinsi dan kabupaten/kota," jelasnya. Ia juga menyoroti masih tingginya jumlah mustahik di Bengkulu, sehingga berbagai program seperti ZCorner diharapkan mampu mempercepat pengurangan angka kemiskinan. Bahwasanya masih ada sekitar 281 ribu mustahik di Bengkulu. Dengan begitu program ini menjadi bagian dari solusi untuk meningkatkan perekonomian mereka. Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Bengkulu, Drs. H. Khairil Anwar, M.Si, menyebut ZCorner sebagai inovasi penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat. "Program ini sejalan dengan Pemerintah Provinsi oleh karena ituharus kita sinergikan. Karena kata kuncinya, kata Bu Saidah tadi yaitu kesejahteraan masyarakat, “ imbuhnya Ketua BAZNAS Provinsi Bengkulu, Dr. Fazrul Hamidy, SH., MH., turut memberikan apresiasi atas dukungan yang diberikan BAZNAS RI dalam berbagai program pemberdayaan. “Kami merasa bangga atas perhatian yang diberikan kepada BAZNAS Provinsi Bengkulu. Semoga program ini memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," ungkapnya. Ia juga berharap, program ini tidak hanya membantu mustahik secara ekonomi, tetapi juga membawa keberkahan bagi semua pihak yang terlibat. "Mudah-mudahan program ini menjadi amal jariyah bagi seluruh pimpinan BAZNAS RI," ucapnya. Acara peluncuran ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua PWNU Bengkulu Prof. Dr. H. Khairudin, M.Ag, Rois Suriyah PWNU Bengkulu KH. Hasbullah Achmad, Ketua STIES NU Bengkulu Agung Cucu Purnawirawan, S.HI, MH, serta berbagai elemen masyarakat yang mendukung penguatan ekonomi berbasis zakat. Kontributor: Najwa Najihah Editor : YMK
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Percepat Penghimpunan ZIS dengan Beragam Kanal Menjelang Ramadhan
BAZNAS RI Percepat Penghimpunan ZIS dengan Beragam Kanal Menjelang Ramadhan
Menjelang bulan Ramadhan 1446 H/2025 M, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus meningkatkan efektivitas layanan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Berbagai inovasi, baik melalui jalur retail maupun digital, telah dipersiapkan guna mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban berzakat dengan aman dan praktis. Komitmen ini disampaikan dalam Pengajian BAZNAS Selasa Pagi bertema “Pengumpulan Retail dan Off Balance Sheet dalam Mencapai Target Pengumpulan Ramadhan,” yang diadakan oleh Pusdiklat dan ditayangkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV baru-baru ini. Kegiatan ini menghadirkan sejumlah tokoh, termasuk Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Prof. Ir. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec, Ph.D., serta Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, Fitriansyah Agus Setiawan. Dalam kesempatan tersebut, Nadratuzzaman menegaskan bahwa Ramadhan merupakan waktu yang tepat untuk meningkatkan penghimpunan ZIS. “Bulan Ramadhan bukan hanya soal ibadah puasa dan shalat, tapi juga menjadi waktu di mana masyarakat lebih banyak berzakat, berinfak, dan bersedekah. Jangan sampai pengumpulan kita rendah, sementara potensi donasi sangat besar,” ujarnya. Ia mengungkapkan bahwa berbagai langkah strategis telah disiapkan, termasuk memperbanyak gerai zakat, menggandeng perusahaan ritel dan komunitas, serta mengadakan berbagai kegiatan penggalangan dana. “Selain itu, program zakat istana dan layanan jemput zakat juga difasilitasi guna memudahkan masyarakat menyalurkan ZIS melalui BAZNAS,” lanjutnya. Di sisi digital, kemudahan pembayaran turut diperkuat melalui berbagai metode. “Sementara itu, pada kanal digital diperkuat melalui pembayaran via e-wallet, transfer bank, dan marketplace agar lebih mudah diakses oleh para muzaki,” kata Nadratuzzaman. Selain kanal retail dan digital, pendekatan off balance sheet juga dioptimalkan, dengan menggandeng berbagai lembaga seperti masjid, yayasan, dan komunitas untuk meningkatkan potensi penghimpunan dana ZIS. “Pendekatan ini sangat penting karena banyak donasi yang sebenarnya bisa dihimpun dari sumber-sumber tersebut jika dikelola dengan baik,” kata Nadratuzzaman. Sementara itu, Fitriansyah Agus Setiawan menekankan pentingnya akses layanan yang cepat dan efisien, terutama menjelang puncak penghimpunan pada 10 hari terakhir Ramadhan. “Kami ingin memastikan donasi bisa dilakukan dengan lebih mudah dan cepat. Apalagi, puncak penghimpunan terjadi di 10 hari terakhir Ramadhan, sehingga kita harus siap dengan berbagai kanal,” tuturnya. Ia menambahkan bahwa strategi komunikasi yang agresif telah disiapkan untuk mendorong penghimpunan ZIS secara maksimal. Kampanye above the line (ATL) dilakukan melalui media sosial, televisi, radio, dan billboard, sedangkan kampanye below the line (BTL) memanfaatkan WhatsApp, SMS, dan email untuk mengajak masyarakat berzakat. Dengan berbagai upaya ini, BAZNAS optimistis dapat mencapai target penghimpunan ZIS pada tahun ini. “Dengan strategi yang telah dipaparkan, kami optimistis, BAZNAS dapat mencapai target fundraising Ramadhan tahun 2025. Dengan demikian, BAZNAS dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya selama Bulan Ramadhan,” kata Fitriansyah. Kontributor: Najwa Najihah Editor : YMK
BERITA12/02/2025 | Humas
Baznas Banjarnegara Kembali Gelar Pelatihan Ekonomi Produktif
Baznas Banjarnegara Kembali Gelar Pelatihan Ekonomi Produktif
Pelatihan usaha ekonomi produktif kembali diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjarnegara. Pembukaan kegiatan bertempat di Sasana Abdhi Praja Selasa (15/10/2024). Kali ini, Baznas menyediakan 4 jenis pelatihan yakni menjahit, batik ecoprint, Montir Sepdeda motor, serta juru sembelih hewan halal (JULEHA). Dari keempat pelatihan, juru sembelih hewan paling diminati dengan diikuti 50 peserta. Sementara keterampilan menjahit, batik ecoprint dan montir sepeda motor diikuti masing-masing 10 peserta. Wakil Ketua Baznas Banjarnegara, Drs H. Suhardi Ahmad, menjelaskan bahwa pelatihan usaha ekonomi produktif bertujuan memberikan bekal ketrampilan yang relevan dengan perkembangan zaman kepada masyarakat. Harapannya setelah mengikuti pelatihan akan mempunyai keahlian sehingga bisa bekerja atau berwirausaha.
BERITA15/10/2024 | baznasbna
HUT ke -15 TKSK Jawa Tengah Digelar di Dieng Banjarnegara
HUT ke -15 TKSK Jawa Tengah Digelar di Dieng Banjarnegara
Puncak acara bhakti sosial dalam rangka memperingati HUT ke -15 Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) di Jawa Tengah di gelar di komplek candi Arjuna Dieng Kecamatan Batur Banjarnegara pada Rabu (9/10/2024). Pada kegiatan tersebut Wakil Ketua IV BAZNAS Kabupaten Banjarnegara H.Israchmat Yahya, SE juga memberikan secara simbolis bantuan paket sembako sebanyak 938 dus yang diserahkan kepada 938 warga kurang mampu. Tema kegiatan bakti sosial TKSK jateng ke -15 bertema menjangkau yang belum terjangkau dan menyentuh yang belum tersentuh. Puncak acara dalam rangka memperingati HUT ke -15 tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (tksk) jawa tengah yang digelar selama 3 hari sejak 7 hingga 9 oktober 2024 ini dihadiri Kepala dinas Sosial Jawa Tengah, dan perwakilan kepala daerah di Jawa Tengah serta 500 orang lebih TKSK se jateng dan pilar pilar sosial. Ketua TKSK Provinsi Jawa Tengah Agung Supaad dalam laporannya mengatakan, pelaksanaan bakti sosial TKSK Jawa Tengah bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaaan TKSK sebagai pilar pembangunan bidang kesejahteraan sosial, serta menumbuhkan danmelestarikan nilai dan tanggung jawab sosial masyarakat serta meningkatkan kinerja TKSK. Sedangkan tujuan dari kegiatan bakti sosial ini adalah untuk membantu mengentaskan permasalahan sosial bagi pemerlu pelayanan kesejahtaraan sosial, serta menggali dan memberdayaakan potensi sumber kesejahteraan sosial dan melaksanakan bakti sosial TKSK sebagai bentuk kepedualian dan tanggung jawab sosial.
BERITA09/10/2024 | baznasbna
RAKORNAS BAZNAS 2024
RAKORNAS BAZNAS 2024
Dalam memperkuat sinergi pengelolaan dan pengumpulan zakat di tanah air, BAZNAS menggelar Rapat Koordinasi dan Kerja Zakat Nasional (RAKORNAS) 2024 yang diselenggarakan langsung di Istana Negara, Ibu Kota Nusantara (IKN).
BERITA25/09/2024 | baznasbna
BAZNAS bantu kegiatan Porsadin
BAZNAS bantu kegiatan Porsadin
Penyerahan bantuan dari Pemkab Banjarnegara melalu Baznas Banjarnegara untuk penyelenggaraan Porsadin Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2024. Penyerahan dilakukan oleh Wakil Ketua Baznas Banjarnegara, Suhardi Ahmad kepada Pj Bupati Banjarnegara, Muhamad Masrofi yang diteruskan ke Ketua Panitia Porsadin Kabupaten Banjarnegara, Zahid Khasani di Pringgitan Rumah Dinas Bupati, Kamis malam (19/9).
BERITA19/09/2024 | baznasbna
Pelatihan Usaha Ekonomi Produktif BAZNAS Kab Banjarnegara
Pelatihan Usaha Ekonomi Produktif BAZNAS Kab Banjarnegara
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjarnegara kembali menggelar Pelatihan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bagi 80 orang mustahiq (penerima zakat). Pembukaan pelatihan berlangsung di Sasana Bakti Praja, Selasa (9/7/). Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan baru guna meningkatkan ekonomi keluarga dan mengurangi kemiskinan. Adapun jenis pelatihan yang digelar bazna kali ini meliputi 4 kejuruan, yaitu : laundry, barbershop, teknisi las, dan pertukangan kayu. Sekretaris Baznas H Eko Juniadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya Baznas Banjarnegara untuk membantu mustahiq keluar dari lingkaran kemiskinan. “Melalui pelatihan ini, diharapkan para mustahiq dapat memperoleh keterampilan baru yang dapat mereka gunakan untuk membuka usaha dan meningkatkan penghasilan,” jelas Eko Juniadi. Pelatihan UEP ini dilaksanakan selama 3-10 hari, dengan materi yang berbeda-beda untuk setiap kejuruan. Para peserta yang telah diseleksi sesuai dengan kejuruannya masing-masing. Pelatihan las listrik dan tukang kayu dilaksanakan di lingkungan Dinas Tenaga Kerja, sedangkan pelatihan barbershop dan laundry dilaksanakan di gedung Baznas. Sementara itu H Suahardi Ahmad mewakili ketua Baznas mengatakan, pihaknya menyediakan dana sebesar Rp 228 juta untuk pelaksanaan pelatihan UEPini. Dana tersebut digunakan untuk membiayai pelatihan, konsumsi, dan peralatan bagi para peserta. “Baznas juga akan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap para peserta setelah selesai pelatihan,” kata Suhardi Ahmad. Selain pelatihan UEP, Baznas Banjarnegara juga memiliki berbagai program lain untuk membantu mustahiq, seperti program zakat produktif, program kesehatan, dan program pendidikan. “Kami berharap dengan berbagai program ini, mustahiq di Kabupaten Banjarnegara dapat hidup lebih sejahtera dan mandiri,” tuturnya.
BERITA10/07/2024 | baznasbna
Acara HUT Ke 51 Hari Kesatuan Gerak (HKG)
Acara HUT Ke 51 Hari Kesatuan Gerak (HKG)
Menghadiri Acara HUT Ke 51 Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK yg diselenggarakan oleh TP. PKK Banjarnegara di Pendopo Dipayuda Adhi Graha,
BERITA19/09/2023 | baznasbna
Selamat kepada Bapak H. KARSONO, S.Pd.I ,MM
Selamat kepada Bapak H. KARSONO, S.Pd.I ,MM
Keluarga Besar BAZNAS Kabupaten Banjarnegara Mengucapkan Selamat kepada Bapak H. KARSONO, S.Pd.I ,MM Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Banjarnegara atas Promosi Doktor Program Study Managemen Pendidikan Islam Pasca Sarjana UIN RM Said Surakarta.Semoga Ilmunya memberikan manfaat bagi kemaslahatan Umat, Aamiin
BERITA15/09/2023 | baznasbna
BAZNAS Tanggap Bencana
BAZNAS Tanggap Bencana
Penyerahan Uang sebesar Rp33.632.500 untuk membeli kelengkapan sarana prasarana BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Banjarnegara. Semoga meningkatkan kapasitas para relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Banjarnegara agar lebih siap dan tanggap dalam melakukan penanggulangan bencana.
BERITA15/09/2023 | baznasbna
Acara HUT Ke 64 PEPABRI Tahun 2023
Acara HUT Ke 64 PEPABRI Tahun 2023
Ketua BAZNAS Kab. Banjarnegara menghadiri Acara HUT Ke 64 PEPABRI Tahun 2023 Di Gedung Juang 45 Banjarnegara sekaligus menyerahkan kunci bantuan Rehab. RTLH Kepada Bapak Karno Penjaga Kantor Gedung Juang 45
BERITA12/09/2023 | baznasbna
BAZNAS Kabupaten Banjarnegara Kembali Salurkan Bantuan Air bersih
BAZNAS Kabupaten Banjarnegara Kembali Salurkan Bantuan Air bersih
BAZNAS Kabupaten Banjarnegara Kembali menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 3 Tangki ke Desa Parakan Kec. Purwanegara
BERITA06/09/2023 | baznasbna
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat