WhatsApp Icon
17 Januari 2026, Seperempat Abad Milad BAZNAS

BANJARNEGARA – Pada 17 Januari 2026, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) genap berusia seperempat abad. Selama 25 tahun, BAZNAS terus berkomitmen menguatkan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen kesejahteraan umat dan pembangunan bangsa.

Momentum Milad ke-25 ini disambut dengan semangat melayani umat secara lebih profesional, transparan, dan berdampak. BAZNAS hadir tidak hanya sebagai lembaga pengelola zakat, tetapi juga sebagai penggerak perubahan sosial demi terwujudnya Indonesia yang lebih kuat dan berkeadilan.

BAZNAS Kabupaten Banjarnegara sebagai bagian dari BAZNAS RI siap terus bersinergi, meningkatkan pelayanan kepada muzaki dan mustahik, serta memperluas program-program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

 

Melalui semangat seperempat abad pengabdian, BAZNAS Kabupaten Banjarnegara mengajak seluruh masyarakat untuk menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, agar keberkahan dapat dirasakan bersama dan manfaat zakat semakin luas untuk umat dan bangsa.

17/01/2026 | Kontributor: TimITbaznasbna
57 Anak Ikuti Sunatan Massal BAZNAS Banjarnegara

 

BANJARNEGARA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banjarnegara kembali menyelenggarakan kegiatan Sunatan Massal Tahap II Tahun 2025, yang dilaksanakan di Aula BAZNAS Kabupaten Banjarnegara, Rabu (24/12/2025).

Pada tahap kedua ini, sebanyak 57 anak dari berbagai desa di Kabupaten Banjarnegara mengikuti layanan khitan gratis. Kegiatan tersebut merupakan hasil sinergi BAZNAS Kabupaten Banjarnegara dengan Pemerintah Kabupaten Banjarnegara melalui Dinas Kesehatan serta RSUD Hj. Anna Lasmanah.

Acara dibuka oleh Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara, Drs. Tursiman, S.Sos, dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Banjarnegara Sutedjo Slamet Utomo, S.H., M.Hum, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara dr. Latifa Hesti Purwaningtyas, Direktur RSUD Hj. Anna Lasmanah dr. Ery Rosita, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banjarnegara Dr. H. Sukarno, M.M., serta para orang tua dan pendamping peserta sunatan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Banjarnegara, Sutedjo Slamet Utomo, dalam sambutannya menyampaikan bahwa sunatan massal merupakan program rutin BAZNAS sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak-anak, khususnya dari keluarga kurang mampu.

“Sunatan massal ini adalah bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk terus hadir di tengah masyarakat. Pada tahap pertama tahun ini telah dikhitan sebanyak 60 anak, dan pada tahap kedua hari ini sebanyak 57 anak. Sehingga total ada 117 anak yang telah mengikuti sunatan massal BAZNAS di tahun 2025. Semoga anak-anak yang dikhitan tumbuh menjadi anak yang saleh, sehat, dan kelak bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Sutedjo.

Ia menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan sunatan massal dilaksanakan tanpa dipungut biaya dan diperuntukkan bagi anak-anak usia sekolah dasar. Selain layanan medis, BAZNAS juga memberikan bantuan perlengkapan serta uang saku kepada setiap peserta.

“Program BAZNAS bukan hanya sekadar bantuan sesaat, tetapi upaya berkelanjutan untuk meringankan beban masyarakat. Oleh karena itu, setiap peserta kami berikan tas sekolah berisi sarung, baju koko, sandal, kopiah, celana sunat, serta uang saku agar anak-anak merasa senang dan semakin bersemangat,” tambahnya.

Sementara itu, Pj. Sekda Banjarnegara Drs. Tursiman, S.Sos, yang mewakili Bupati Banjarnegara dr. Amalia Desiana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Banjarnegara atas peran aktif dan sinerginya dalam mendukung program pengentasan kemiskinan serta peningkatan kesehatan masyarakat.

“Kami sangat mendukung kegiatan sunatan massal ini dan mendorong BAZNAS untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Peran zakat, infak, dan sedekah sangat strategis dalam mendukung program kesehatan dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Banjarnegara,” ungkapnya.

Kegiatan sunatan massal diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Terimakasih Muzaki dilanjutkan ikrar dan doa yang dipimpin oleh Drs. H. Sumarna,MM serta penyerahan simbolis tas berisi perlengkapan sunatan kepada perwakilan peserta. Selanjutnya, proses khitan dilakukan di bilik khusus oleh tim medis dari RSUD Hj. Anna Lasmanah dan Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara.

Salah satu peserta sunatan massal, Feysa Dhanis Suhardika, siswa kelas V SD Kutabanjar asal Desa Parakancanggah, mengaku merasa senang meski sempat gugup sebelum dikhitan. Didampingi orang tuanya, Dhanis tampak ceria setelah proses sunatan selesai.

“Awalnya deg-degan, tapi ternyata tidak seseram yang dibayangkan. Setelah selesai rasanya lega. Alhamdulillah juga dapat tas dan sarung, jadi tambah semangat,” ujarnya polos sambil tersenyum

 

Mari bersama-sama mendukung program-program kemanusiaan dan sosial di Kabupaten Banjarnegara melalui zakat, infak, dan sedekah (ZIS) di BAZNAS Kabupaten Banjarnegara. Setiap rupiah yang Anda amanatkan akan dikumpulkan dan disalurkan untuk membantu masyarakat kurang mampu, seperti layanan sunatan massal gratis, bantuan pendidikan, kesehatan, dan program pemberdayaan lainnya.

 

Yuk tunaikan ZIS Anda hari ini juga melalui layanan resmi BAZNAS Banjarnegara — karena dengan berbagi, kita ikut mewujudkan Banjarnegara yang lebih sehat, sejahtera, dan berdaya untuk semua. 

24/12/2025 | Kontributor: baznasbna
BAZNAS Banjarnegara Salurkan Bantuan Rp228 Juta untuk Pembuatan Talud Relokasi Warga Terdampak Longsor di Pandanarum

Banjarnegara – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banjarnegara menyalurkan bantuan sebesar Rp228.000.000 (Dua ratus dua puluh delapan juta rupiah) untuk pembuatan talud di Dusun Situkung, Kecamatan Pandanarum. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi mendukung proses relokasi rumah warga yang terdampak bencana tanah longsor.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Banjarnegara kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara. Penyaluran ini merupakan bentuk sinergi antara BAZNAS dan pemerintah daerah dalam upaya percepatan penanganan pascabencana serta perlindungan keselamatan masyarakat.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Banjarnegara menyampaikan bahwa pembangunan talud ini memiliki peran penting sebagai infrastruktur penunjang relokasi, guna meminimalisir risiko bencana lanjutan dan memberikan rasa aman bagi warga yang akan menempati lokasi baru.

“Bantuan ini merupakan amanah dari para muzaki yang kami salurkan untuk kemaslahatan masyarakat. Semoga pembangunan talud ini dapat mendukung proses relokasi warga terdampak longsor dan menciptakan lingkungan yang lebih aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Banjarnegara mengapresiasi dukungan BAZNAS Kabupaten Banjarnegara yang telah berkontribusi aktif dalam penanganan bencana di wilayah Pandanarum. Menurutnya, kolaborasi lintas lembaga sangat dibutuhkan agar proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.

Pembangunan talud di Dusun Situkung ini diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi jangka panjang dalam upaya mitigasi bencana, sekaligus mendukung kelancaran relokasi rumah warga terdampak longsor.

 

BAZNAS Kabupaten Banjarnegara terus berkomitmen untuk hadir dalam setiap upaya kemanusiaan, kebencanaan, dan pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) secara amanah, transparan, dan profesional.

22/12/2025 | Kontributor: baznasbna
Kolaborasi BAZNAS dan Mahasiswa KKN-T untuk Restorasi Mata Air di Desa Tunggara

Banjarnegara – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banjarnegara menyalurkan bantuan dana sebesar Rp3.000.000 (tiga juta rupiah) kepada Kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Desa Tunggara, STIE Taman Siswa Banjarnegara. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pelaksanaan program KKN-T dengan tema “Restorasi Mata Air Sungai Tana Laya Desa Tunggara.”

Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk dukungan BAZNAS Kabupaten Banjarnegara terhadap kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Program restorasi mata air Sungai Tana Laya dipandang memiliki nilai strategis dalam menjaga keberlangsungan sumber daya air serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konservasi lingkungan.

Melalui kegiatan KKN-T tersebut, mahasiswa STIE Taman Siswa Banjarnegara melaksanakan berbagai program yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat Desa Tunggara, di antaranya edukasi lingkungan, pembersihan area mata air, penanaman vegetasi penyangga, serta upaya penguatan kesadaran kolektif dalam menjaga dan melestarikan sumber mata air. BAZNAS Kabupaten Banjarnegara menilai program tersebut sejalan dengan prinsip pemanfaatan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang bersifat produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat jangka panjang.

Pimpinan BAZNAS Kabupaten Banjarnegara menyampaikan bahwa dukungan terhadap kegiatan KKN-T ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam membangun sinergi dengan institusi pendidikan guna mendorong lahirnya generasi muda yang peduli terhadap persoalan sosial dan lingkungan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

Dengan terjaganya kelestarian mata air Sungai Tana Laya, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Desa Tunggara, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih dan keberlangsungan aktivitas pertanian. Program ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam menjaga keseimbangan ekosistem lingkungan secara berkelanjutan.

 

BAZNAS Kabupaten Banjarnegara terus berkomitmen untuk mengelola dan menyalurkan dana ZIS secara profesional, transparan, dan akuntabel, serta memastikan setiap program yang didukung memberikan manfaat optimal bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

 

 

Mari tunaikan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui BAZNAS Kabupaten Banjarnegara untuk mendukung program kemaslahatan umat dan pelestarian lingkungan berkelanjutan

19/12/2025 | Kontributor: baznasbna
BAZNAS Banjarnegara Salurkan Bantuan Pendidikan dan Apresiasi UPZ Terbaik 2025

Banjarnegara – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Banjarnegara menyalurkan bantuan pendidikan sebesar Rp597.500.000 kepada 1.491 siswa kurang mampu jenjang SD, SMP, dan MTs se-Kabupaten Banjarnegara. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula SMP Negeri 2 Banjarnegara dan dirangkaikan dengan apresiasi kinerja Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang menunjukkan ketertiban administrasi serta capaian penghimpunan zakat yang optimal sepanjang Tahun 2025.

Kepala Bidang Pendidikan BAZNAS Kabupaten Banjarnegara, Drs. Noor Tamami, M.Pd., dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah, ketua korwil dinas, guru pendamping, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menjelaskan bahwa penerima bantuan ditetapkan berdasarkan kriteria fakir dan miskin serta tidak sedang menerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP).

“Bantuan ini disalurkan kepada siswa yang benar-benar membutuhkan sebagai ikhtiar menjaga keberlangsungan pendidikan mereka,” jelasnya.

Ketua BAZNAS Kabupaten Banjarnegara, H. Sutedjo Slamet Utomo, S.H., M.Hum., secara simbolis menyerahkan bantuan kepada perwakilan siswa penerima manfaat. Dalam sambutannya, ia menyampaikan terima kasih kepada aparatur sipil negara (ASN), kepala sekolah, guru, dan karyawan yang telah menunaikan zakat melalui BAZNAS.

“BAZNAS merupakan lembaga pemerintah nonstruktural sekaligus lembaga sosial yang dibentuk berdasarkan undang-undang. Insyaallah, BAZNAS Kabupaten Banjarnegara senantiasa amanah dalam mengelola dan menyalurkan dana umat sesuai ketentuan syariah dan peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola pengelolaan zakat, BAZNAS Kabupaten Banjarnegara memberikan apresiasi kinerja kelembagaan kepada UPZ yang dinilai tertib dalam administrasi serta konsisten dan optimal dalam penghimpunan dan penyetoran zakat Tahun 2025. UPZ penerima apresiasi tersebut meliputi:

  • Korwil Kalibening

  • Korwil Karangkobar

  • SMP Negeri 1 Wanadadi

  • SMP Negeri 1 Pandanarum

  • SMP Negeri 2 Purwanegara

  • MTs Negeri 1 Banjarnegara

  • MAN 1 Banjarnegara

BAZNAS Kabupaten Banjarnegara berharap apresiasi ini dapat menjadi motivasi peningkatan kinerja UPZ secara kelembagaan, sehingga pada tahun-tahun mendatang semakin banyak UPZ yang tertib administrasi serta konsisten dalam penghimpunan dan penyetoran zakat.

Mewakili Bupati Banjarnegara, Asisten Administrasi Dalmini, S.Sos., menyampaikan harapan agar korwil dan satuan pendidikan penerima apresiasi dapat melakukan gethok tular kepada wilayah lain dalam rangka mengoptimalkan pengumpulan zakat.

“Program-program BAZNAS Kabupaten Banjarnegara memiliki dampak nyata, khususnya di bidang pendidikan seperti bantuan siswa saat ini, serta program sosial lainnya, termasuk kegiatan sunatan massal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Banjarnegara, Masduki, menyampaikan dukungan penuh terhadap program-program BAZNAS. Ia mengungkapkan kebanggaannya karena SMP Negeri 2 Banjarnegara dapat menampilkan seni budaya Jawa berupa tembang macapat dan gending dalam kegiatan tersebut.

“Kami juga menyerahkan kenang-kenangan berupa tanaman sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan. SMP Negeri 2 Banjarnegara merupakan Sekolah Adiwiyata Mandiri, yaitu tingkat tertinggi dalam pengelolaan lingkungan hidup,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Dindikpora Kabupaten Banjarnegara Veryanto, S.T., para ketua korwil, guru pendamping, serta kepala sekolah dari jenjang SD, SMP, dan MTs se-Kabupaten Banjarnegara.

 

Mari salurkan Zakat, Infak, dan Sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Banjarnegara untuk mendukung pendidikan dan kesejahteraan umat.

18/12/2025 | Kontributor: baznasbna